Beranda Windows Cara Mengatasi No Bootable Device Pada Windows

Cara Mengatasi No Bootable Device Pada Windows

406
0
no bootable device in acer laptop, jika laptop no bootable device, jika laptop muncul no bootable device, laptop no, bootable device kenapa, no bootable device pada komputer, no bootable device insert boot disk windows 10, no bootable device cara mengatasinya, no bootable device pada laptop, no bootable device kenapa, no bootable device adalah, no bootable device cara mengatasi, no bootable device windows 10, no bootable device asus, no bootable device acer adalah, no bootable device acer kenapa, no bootable device acer cara memperbaiki, no bootable device after windows update, cara mengatasi no bootable device, cara mengatasi no bootable device pada laptop hp, cara mengatasi no bootable device please restart system acer, cara mengatasi no bootable device please restart system toshiba, cara mengatasi no bootable device acer aspire es 11, cara mengatasi no bootable device please restart system lenovo, cara mengatasi no bootable device pada laptop dell, cara mengatasi no bootable device pada notebook acer, cara mengatasi no bootable device insert boot disk, cara mengatasi no bootable device di laptop, cara mengatasi no bootable device pada laptop compaq, cara mengatasi no bootable device laptop lenovo, cara mengatasi no bootable device windows 8, cara mengatasi laptop no bootable device please restart system, cara mengatasi no bootable device acer, cara mengatasi no bootable device acer aspire e14, cara mengatasi no bootable device acer aspire, cara mengatasi no bootable device. hit any key, cara mengatasi no bootable device pada acer, cara mengatasi laptop no bootable device hit any key, cara mengatasi notebook acer no bootable device, cara mengatasi laptop acer no bootable device please restart system, cara mengatasi masalah no bootable device pada laptop acer, cara mengatasi laptop acer yang no bootable device, cara mengatasi laptop yang ada tulisan no bootable device, cara mengatasi no bootable device pada laptop acer windows 7, cara mengatasi no bootable device di notebook acer, cara memperbaiki no bootable device insert boot disk, bagaimana cara mengatasi no bootable device, bagaimana cara mengatasi laptop no bootable device, bagaimana cara mengatasi laptop yang no bootable device, cara mengatasi check cable connection no bootable device, cara mengatasi no bootable device di laptop acer, cara mengatasi no bootable device di pc, cara mengatasi no bootable device dell, cara mengatasi tulisan no bootable device di laptop, cara mengatasi no bootable device laptop dell, cara mengatasi laptop dengan tulisan no bootable device, cara memperbaiki no bootable device di laptop, cara mengatasi laptop error no bootable device, cara mengatasi no bootable device laptop hp, cara mengatasi no bootable device di laptop hp,
No Bootable Device

No Bootable Device merupakan pesan kerusakan pada Windows saat ketika baru saja menghidupkan laptop, pesan kerusakan ini menyebabkan laptop menjadi tidak bisa booting. Kerusakan seperti ini banyak dialami pengguna laptop di seluruh dunia, termasuk juga di Indonesia.

Pada umumnya pesan kerusakan ini muncul ketika sistem operasi tidak terbaca pada perangkat penyimpanan baik pada harddisk maupun SSD. Selain itu bisa juga karena laptop terkena virus, ataupun karena kesalahan pada pengaturan BIOS. Untuk mengatasi permasalahan tersebut terdapat beberapa cara, berikut diataranya.

Penyebab No Bootable Device Pada Windows dan Cara Mengatasinya

1. Harddisk atau SSD Tidak Terbaca
Penyebab pertama No Bootable Device pada windows adalah harddisk atau SSD yang tidak terbaca. Untuk mengecek harddisk terbaca atau tidak dengan masuk ke BIOS, untuk cara masuk BIOS setiap merk mempunyai shortcut berbeda-beda. Setelah Masuk ke tab boot, apabila pada harddisk jika muncul HDD model name dan serial number harddisk maka harddisk masih terbaca. Akan tetepai jika None artinya harddisk tidak terbaca.

Apbila harddisk tidak terbaca, coba lepas harddisk dari konektor, lalu pasang kembali dan nyalakan laptop lalu cek kembali harddisknya apakah sudah terbaca atau belum. Jika masih tidak terbaca, coba dengan mengganti kabel connector barangkali kabelnya yang rusak, kabel ini bisa dibeli di toko komputer dan harganya masih cukup terjangkau. Jika setelah ganti connector masih tidak terbaca coba tes harddisk di laptop lain. Disini nanti bisa diketahui apakah harddisk masih terbaca atau tidak. Jika harddisk rusak dan benar-benar tidak terbaca, mau tidak mau harus dilembiru (lempar beli yang baru). Harga harddisk sendiri untuk saat ini sudah relatif menjadi lebih murah.

2. Salah Boot Priority
Penyebab No Bootable Device pada windows selanjutnya adalah dikarenakan salah boot priority. Jika saat mengecek harddisk ternyata masih dapat terbaca, bisa jadi salah pada boot prioritynya. Boot Priority adalah pengaturan yang memerintahkan laptop melakukan booting sesuai dengan urutannya.

Sehingga pesan error No Bootable Device pada windows muncul ketika boot prioritynya tidak sesuai dengan yang seharusnya, dimana seharusnya menempatkan harddisk yang berisi sitem di urutan pertama. Untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mengatur boot priority, cara mengaturnya bisa dikatakan berbeda-beda mengingat kebanyakan komputer dan laptop memiliki versi BIOS yang berbeda-beda. Akan tetapi secara garis besar adalah dengan menyalakan komputer atau laptop, masuk ke bagian BIOS, lalu cari dan masuk ke pengaturan Boot Priority, terakhir atur pengaturan Boot Priority dengan memilih harddisk yang berisi sistem menjadi yang pertama

3. Salah Pengturan Boot Mode
Pada pengaturan boot mode terdapat pilihan Legacy dan UEFI. Jika membandingakan antara Legacy BIOS dengan UEFI, maka UEFI mempunyai banyak kelebihan baik dari segi fitur, level bahasa pemrograman, kecanggihan dan kelengkapan fitur pengontrolan hardware komputer, tampilan visual, kapasitas memori dan bit code. Sebab Legacy merupakan standar teknologi yang sudah ada sejak 30 tahunan lalu, sedangkan UEFI adalah versi penyempurnaan dari Legacy. UEFI hadir untuk mengatasi keterbatasan (ketertinggalan) Legacy BIOS untuk bisa mensupport perkembangan pesat dari teknologi saat ini.

No Bootable Device pada windows adalah ketika penggunaan harddisk dengan format GPT akan tetapi pemilihan boot mode Legacy. Dimana seharusnya menggunakan boot mode UEFI, sebab UEFI memberi dukungan pada format GPT harddisk, kemampuan booting dari harddisk dengan kapasitas besar hingga mencapai 2TB. Sehingga pastikan harrdisk milikmu menggunakan format GPT atau MBR sebab akan mempengaruhi pilihan pada boot modenya. Jika format GPT maka pilih UEFI, jika formatnya MBR maka pilih Legacy.

4. Instal Ulang Windows
Jika dalam kondisi harddisk masih terbaca tetapi usaha mencopot dan memasang harddisk kembali, mengganti kabel connector, mengatur boot priority, mengatur boot mode, dan kesemuanya tidak berhasil. Maka langkah terakhir adalah melakukan instal ulang. Solusi ini cocok untuk mengatasi Windows yang rusak dikarenakan data yang corrupt maupun terkena virus.

Dengan melakukan instal ulang maka data lama akan terhapus diganti dengan yang baru. Sehingga kerusakan yang menyebabkan masalah ‘No Bootable Device Found’ bisa dipastikan akan hilang. Tetapi dengan catatan bahwa Harddisk masih terbaca dan masih normal.

Pada dasarnya error no bootable device pada windows bukanlah kerusakan yang berat, asalkan kerusakan tidak terjadi pada komponen hardwarenya. Masalah ini juga bisa terjadi di segala jenis merk seperti Acer, Asus, Toshiba, Lenovo, VAIO, Dell, HP dan merk-merk laptop lainnya. Cara-cara diatas adalah cara yang biasanya saya lakukan ketika menemui pesan error ini. Dan sampai sekarang saya selalu berhasil memperbaiki pesan no bootable device ini. Jika kamu sebagai pembaca juga mengalami hal yang sama tetapi memiliki cara mengatasinya yang berbeda dengan cara diatas, bisa sharing melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat, dan terima kasih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Masukan namamu disini